Tahfidz Zero Watse: Mewujudkan Generasi Qurani Ramah Lingkungan di Asrama Tahfidzul Quran Sarapping Beddu Lompo, Kabupaten Wajo
DOI:
https://doi.org/10.58586/gm8vqp20Keywords:
tahfidz zero waste, pendidikan lingkungan, pesantren, generasi Qurani, pengelolaan sampahAbstract
Program Tahfidz Zero Waste merupakan inovasi pengabdian kepada masyarakat yang mengintegrasikan nilai-nilai spiritual Al-Quran dengan praktik pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Asrama Tahfidzul Quran Sarapping Beddu Lompo, Kabupaten Wajo. Kegiatan ini bertujuan mewujudkan generasi penghafal Quran yang tidak hanya unggul dalam hafalan tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan. Program dilaksanakan melalui sosialisasi konsep zero waste berbasis nilai Islam, pelatihan pemilahan dan pengolahan sampah, pembuatan komposter dan bank sampah, serta pembentukan tim eco-santri sebagai agen perubahan. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, workshop praktis, pendampingan implementasi, dan monitoring evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman santri tentang tanggung jawab lingkungan dalam perspektif Islam, terbentuknya sistem pengelolaan sampah terintegrasi di asrama, berkurangnya volume sampah hingga 70%, dan terciptanya budaya hidup bersih berbasis kesadaran spiritual. Program ini membuktikan bahwa pendidikan tahfidz dapat diperkaya dengan nilai-nilai ekologi yang sejalan dengan ajaran Islam tentang khalifah fil ardh dan menjaga kelestarian bumi sebagai amanah Allah Swt.
References
Azzahra, S., & Maysithoh, S. (2024). Peran Muslim Dalam Dalam Pelestarian Lingkungan: Ajaran Dan Praktik. At-Thullab: Jurnal Mahasiswa Studi Islam, 6(1), 1568–1579.
Mahrus, M. (2024). Transformasi Pendidikan Agama Islam Berbasis Kesadaran Ekologis Pada Siswa. Dirosat: Journal of Islamic Studies, 9(1), 109–122.
Muhsyanur, Satriani, Ekawati Hamzah, Indo Santalia, Syamsul Bahri, Umrati, Mansur, Nurdin, B. S. (2025). Ekoteologi dan Gerakan Penghijauan Upaya Membangun Kesadaran Lingkungan Berbasis Spiritualitas Santri Pondok Pesantren As ’ adiyah. 6(2), 94–104. https://doi.org/https://doi.org/10.55173/asthadarma.v6i2.64
Muhsyanur, M. (2024). Love-Based Curriculum as a New Paradigm in Language Education : Between Cognition , Affection , and Spirituality. 2(5), 12–19.
Syahputra, R. (2024). Penguatan Lingkungan Hidup Bersih dan Pembinaan Santri di Pondok Pesantren Saifullah An Nahdliyah. ORAHUA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(01), 21–27.
Widiatmoko, S. A., Zahra, A. T., & Permana, K. N. (2024). Penerapan Konsep Zero Waste Dalam Perspektif Hukum Lingkungan: Tantangan dan Prospek Masa Depan di Indonesia. Hukum Inovatif: Jurnal Ilmu Hukum Sosial Dan Humaniora, 1(3), 307–320.









