Pelestarian Teknik Konstruksi Rumah Gadang sebagai Warisan Arsitektur Tradisional Minangkabau di Nagari Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat
Building a Preservation of Rumah Gadang Construction Engineering as a Traditional Minangkabau Architectural Heritage in Nagari Pariangan, Tanah Datar Regency, West Sumatra
DOI:
https://doi.org/10.58586/n6j0vm85Keywords:
rumah gadang, arsitektur Minangkabau, pelestarian budaya, teknik konstruksi tradisional, Nagari ParianganAbstract
Nagari Pariangan di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, dikenal sebagai salah satu nagari tertua yang masih mempertahankan bangunan rumah gadang dengan teknik konstruksi tradisional, namun regenerasi tukang yang menguasai teknik pertukangan tradisional tersebut semakin berkurang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melestarikan teknik konstruksi rumah gadang melalui dokumentasi pengetahuan tukang tradisional serta pelatihan regenerasi keterampilan pertukangan bagi generasi muda di Nagari Pariangan. Metode pelaksanaan meliputi penggalian pengetahuan konstruksi dari tukang tua, pelatihan teknik dasar pertukangan tradisional bagi pemuda nagari, serta penyusunan dokumentasi teknis sebagai arsip budaya. Sasaran kegiatan adalah dua puluh lima pemuda nagari dan tukang muda setempat. Hasil kegiatan menunjukkan terdokumentasikannya teknik konstruksi rumah gadang yang selama ini hanya diwariskan secara lisan, peningkatan keterampilan dasar pertukangan tradisional generasi muda, serta tumbuhnya kesadaran pentingnya pelestarian arsitektur tradisional Minangkabau. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model regenerasi keterampilan pertukangan tradisional yang mendukung pelestarian warisan arsitektur budaya Minangkabau secara berkelanjutan.
References
Malin, R. P., & Fitri, Y. (2020). Sistem struktur sambungan kayu tanpa paku pada rumah gadang. Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur, 8(2), 95–104.
Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2019). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik (Edisi revisi). Alfabeta.
Muhsyanur. (2024). Menggali potensi, mengembangkan solusi: peran vital pengabdian masyarakat. Anregurutta: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 96–105. https://journal.unisad.ac.id/index.php/anregurutta/article/view/77
Muhsyanur et.al. (2024). Strengthening management of tourist guide services in bilebante tourist village, central lombok through public speaking skills. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 20(1), 192–202. https://journal.uinmataram.ac.id/index.php/transformasi/article/view/9682/3318
Muhsyanur Muhsyanur, Umrati Umrati, Mansur Mansur, A. N. (2025). Tri Dharma Perguruan Tinggi in Indonesia Concept , Principles , and Implementation in Academic World. VORS: Journal of Community Service, 3(8), 19–26. https://journal.echaprogres.or.id/index.php/vors/article/view/52/38
Navis, A. A. (2017). Alam terkembang jadi guru: Adat dan kebudayaan Minangkabau (Cetakan ulang). Grafiti Pers.
Ratna Sari, D. (2021). Dokumentasi teknik konstruksi arsitektur vernakular Nusantara. Jurnal Arsitektur dan Perencanaan, 9(1), 40–49.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sutan Kayo, N. (2019). Regenerasi tukang tradisional rumah gadang Minangkabau. Jurnal Seni dan Budaya Nusantara, 7(2), 66–75.
Waterson, R. (2018). Rumah tradisional Asia Tenggara: Bentuk dan makna (Terjemahan). Ombak.
Yuliar, S., & Bahar, Z. (2022). Kearifan lokal Minangkabau dalam ketahanan bangunan terhadap gempa. Jurnal Rekayasa Sipil, 10(1), 30–39.
Yulisman, A. (2023). Pariwisata budaya berbasis arsitektur tradisional Sumatera Barat. Jurnal Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 6(1), 55–64.
Zein, A. (2018). Filosofi dan makna simbolik rumah gadang Minangkabau. Jurnal Kajian Budaya Nusantara, 5(2), 80–89.









