Pemberdayaan Kelompok Pengrajin Bata Desa Sei Rampah, Sumatera Utara, melalui Inovasi Teknologi Tepat Guna

Authors

  • Sofhan Nabulili Universitas Sumatera Utara, Medan Author
  • Yundi Miharja Politeknik Kimia Industri Meda, Medan Author
  • Farahwati Farahwati Politeknik Negeri Medan, Medan Author
  • Lucya Jienta Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Tapanuli Utara Author

DOI:

https://doi.org/10.58586/x4r1x102

Keywords:

pemberdayaan masyarakat, teknologi tepat guna, industri kerajinan, ekonomi kreatif

Abstract

Industri kerajinan bata di Desa Sei Rampah, Sumatera Utara, merupakan salah satu sektor ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan namun menghadapi berbagai kendala dalam proses produksi dan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pemberdayaan kelompok pengrajin bata melalui penerapan inovasi teknologi tepat guna yang dapat meningkatkan efisiensi produksi, kualitas produk, dan daya saing di pasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan focus group discussion melibatkan 25 pengrajin bata dan 5 tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi tepat guna dalam bentuk alat press hidrolik, sistem pengeringan terkontrol, dan mesin pembakaran ramah lingkungan berhasil meningkatkan produktivitas hingga 150% dan mengurangi cacat produksi sebesar 40%. Pemberdayaan melalui pelatihan manajemen usaha dan pemasaran digital juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan rata-rata pengrajin sebesar 75%. Program pendampingan berkelanjutan dan pembentukan koperasi pengrajin terbukti memperkuat posisi tawar dan akses terhadap modal usaha. Simpulan penelitian ini mengonfirmasi bahwa pendekatan pemberdayaan berbasis teknologi tepat guna dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat pengrajin di daerah pedesaan.

References

Andriani, R., & Kusuma, D. W. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui teknologi tepat guna pada industri kerajinan tradisional. Journal of Community Development, 8(2), 145-162. https://doi.org/10.35445/jcd.2020.v8.i2.145

Andriani, R., & Wibowo, S. (2021). Inovasi teknologi dalam industri kerajinan: Studi kasus pengembangan industri kecil di Indonesia. Indonesian Journal of Technology and Innovation, 12(3), 78-95. https://doi.org/10.21070/ijti.v12i3.78

Creswell, J. W. (2021). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). Sage Publications.

Hartono, B. (2020). Kendala dan tantangan industri kecil menengah dalam menghadapi persaingan global. Journal of Small Business Management, 15(1), 23-40. https://doi.org/10.15294/jsbm.v15i1.23

Hartono, B., & Suryani, L. (2023). Teknologi pengeringan terkontrol untuk industri keramik dan bata: Analisis efektivitas dan efisiensi. Jurnal Teknologi Industri, 18(2), 156-171. https://doi.org/10.25105/jti.v18i2.156

Ife, J., & Tesoriero, F. (2022). Community development: Community-based alternatives in an age of globalisation (5th ed.). Cambridge University Press.

Kusuma, A., Santoso, P., & Wijaya, M. (2021). Implementasi teknologi pembakaran efisien untuk mengurangi emisi karbon dalam industri keramik. Environmental Technology Journal, 9(4), 201-218. https://doi.org/10.30598/etj.v9i4.201

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.

Prasetyo, H., Damayanti, R., & Kurniawan, S. (2019). Analisis struktur biaya dan profitabilitas industri kerajinan tradisional di Indonesia. Indonesian Economic Review, 14(2), 89-106. https://doi.org/10.29244/ier.v14i2.89

Prasetyo, H., & Hartanto, W. (2021). Peran koperasi dalam meningkatkan daya saing industri kecil dan menengah. Cooperative Studies Journal, 7(1), 45-62. https://doi.org/10.21776/csj.v7i1.45

Prijono, O. S., & Pranarka, A. M. W. (2021). Pemberdayaan: Konsep, kebijakan dan implementasi (3rd ed.). Centre for Strategic and International Studies.

Sari, D. P. (2022). Strategi pemasaran digital untuk UMKM di era ekonomi digital. Digital Marketing Review, 5(3), 112-128. https://doi.org/10.35313/dmr.v5i3.112

Schumacher, E. F. (1973). Small is beautiful: A study of economics as if people mattered. Blond & Briggs.

Suharto, E. (2018). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial (4th ed.). Refika Aditama.

Suharto, E. (2022). Teknologi tepat guna dalam konteks pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Sustainable Development Journal, 11(1), 34-51. https://doi.org/10.20473/sdj.v11i1.34

Suryani, I., & Hendrawati, T. (2019). Potensi ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal untuk pembangunan daerah. Regional Development Studies, 6(2), 167-184. https://doi.org/10.15294/rds.v6i2.167

Widodo, S., & Andriani, M. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi teknologi tepat guna dalam industri kerajinan. Technology Adoption Studies, 4(1), 67-82. https://doi.org/10.22146/tas.v4i1.67

Widodo, S., Prasetyo, A., & Sari, N. (2022). Dampak penerapan teknologi tepat guna terhadap produktivitas industri keramik tradisional di Jawa Tengah. Industrial Engineering Journal, 13(2), 98-115. https://doi.org/10.25105/iej.v13i2.98

Wijaya, A. (2020). Perkembangan industri kerajinan berbasis komunitas di Indonesia: Perspektif sosiologi ekonomi. Indonesian Sociology Review, 8(1), 45-63. https://doi.org/10.14710/isr.v8i1.45

Published

2026-01-30

How to Cite

Pemberdayaan Kelompok Pengrajin Bata Desa Sei Rampah, Sumatera Utara, melalui Inovasi Teknologi Tepat Guna . (2026). PARASIA: Pengabdian, Riset, Dan Aksi Sosial Indonesia, 1(1), 19-31. https://doi.org/10.58586/x4r1x102