Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Berbasis Limbah Pertanian untuk Meningkatkan Kemandirian Petani Kopi di Desa Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Jambi

Authors

  • DianYuliana Safitri Universitas Batanghari Jambi Author
  • Ahmad Fauzi Lubis Author
  • Rina Marlina Author
  • Hendra Kurniawan Author
  • Dewi Noviyanti Author

DOI:

https://doi.org/10.58586/p7prjd02

Keywords:

pupuk organik; limbah kopi; bokashi; petani kopi; Batanghari

Abstract

Ketergantungan petani kopi di Desa Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Jambi terhadap pupuk kimia sintetis telah menyebabkan penurunan kesuburan tanah, peningkatan biaya produksi, dan kerentanan terhadap fluktuasi harga input pertanian. Padahal, desa ini menghasilkan melimpah limbah organik berupa kulit kopi, sekam padi, dan kotoran ternak yang selama ini tidak termanfaatkan secara optimal. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam membuat pupuk organik padat dan pupuk hayati cair berbasis limbah pertanian lokal. Kegiatan dilaksanakan selama lima hari pada bulan Januari 2026 oleh tim dosen dari lima perguruan tinggi di Provinsi Jambi secara kolaboratif. Metode yang digunakan mencakup ceramah interaktif, demonstrasi langsung, dan praktik terbimbing pembuatan kompos dengan aktivator EM4, Bokashi berbahan kulit kopi, serta Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah ternak. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta sebesar 58,7 poin berdasarkan pre-test dan post-test, terbentuknya satu kelompok tani organik dengan 25 anggota aktif, serta dihasilkannya tiga jenis prototipe pupuk organik yang telah diuji coba pada demplot seluas 0,5 hektar. Program ini membuktikan bahwa pemanfaatan limbah pertanian lokal melalui pendekatan pelatihan partisipatif mampu mendorong kemandirian petani sekaligus berkontribusi pada keberlanjutan ekosistem pertanian.

References

Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Batanghari. (2024). Laporan tahunan kesuburan lahan pertanian Kabupaten Batanghari 2024. Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Batanghari.

Hasanah, U., & Kurniawan, D. (2023). Literasi teknologi pupuk organik pada petani tradisional Sumatera tengah: Kondisi terkini dan kebutuhan intervensi. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 18(2), 89–105. https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v18i2.89-105

IPCC. (2023). Climate change 2023: Mitigation of climate change — Contribution of working group III to the sixth assessment report. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/9781009157926

Kementerian Pertanian. (2024). Pedoman umum pengembangan pertanian organik Indonesia 2024–2029. Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Makarim, A. K., Suhartatik, E., & Alihamsyah, T. (2024). Efektivitas program pelatihan pupuk organik berbasis kearifan lokal terhadap tingkat adopsi teknologi petani di Sumatera. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, 43(1), 45–60. https://doi.org/10.21082/jpptp.v43i1.45-60

Hasfiana Hasfiana et.al. (2026). Penguatan Pemahaman Moderasi Beragama dan Ekoteologi sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini di Kalangan Masyarakat Desa Opo. PROGRESIA: Jurnal Pengembangan Sumber Daya Manusia Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 43–52.

Muhsyanur Muhsyanur, Umrati Umrati, Mansur Mansur, A. N. (2025). Tri Dharma Perguruan Tinggi in Indonesia Concept , Principles , and Implementation in Academic World. VORS: Journal of Community Service, 3(8), 19–26. https://journal.echaprogres.or.id/index.php/vors/article/view/52/38

Samsir et.al. (2026). Penghijauan Berbasis Nilai Keagamaan: Gerakan Penanaman Pohon Sebagai Implementasi Ekoteologi di Pompanua Kabupaten Bone. PARASIA: Pengabdian, Riset, Dan Aksi Sosial Indonesia, 1(1–3), 1–13.

Prasetyo, B., & Nugroho, A. (2024). Sikap petani dan adopsi inovasi pertanian organik di Sumatera: Analisis faktor penentu dan strategi intervensi. Jurnal Agribisnis Indonesia, 12(1), 31–47. https://doi.org/10.29244/jai.v12i1.31-47

Priyatna, M. (2023). Andragogi dalam pelatihan pertanian: Prinsip-prinsip pembelajaran orang dewasa dan aplikasinya di komunitas petani. Jurnal Pendidikan Nonformal dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 55–72. https://doi.org/10.17977/jpnpm.v7i1.55-72

Soetomo. (2023). Strategi-strategi pembangunan masyarakat. Pustaka Pelajar.

Sudrajat, H. R. (2023). Transformative learning Mezirow dan implikasinya bagi program pemberdayaan petani: Kajian teoritis dan empiris. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 21(2), 120–138. https://doi.org/10.23916/jpls.v21i2.120-138

Survei Awal Tim Pengabdian. (2025, Oktober). Laporan pemetaan kebutuhan masyarakat tani Desa Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi [Unpublished report]. Tim Pengabdian Kolaboratif Perguruan Tinggi Jambi.

Susanti, R., & Prasetyo, H. (2023). Karakteristik kimia dan potensi agronomis kompos berbahan baku limbah kulit kopi robusta dari perkebunan rakyat Sumatera. Jurnal Tanah dan Iklim, 47(1), 67–81. https://doi.org/10.21082/jti.v47i1.67-81

UNDP Indonesia. (2024). Sustainable development goals: Indonesia voluntary national review 2024. United Nations Development Programme Indonesia.

Wibowo, S., & Sulasmi, E. (2023). Dampak program pengabdian pertanian organik terhadap kompetensi mahasiswa dan adopsi teknologi petani: Studi kasus di Sumatera. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Pertanian, 5(2), 112–128. https://doi.org/10.26858/jpkm.v5i2.112-128

Published

2026-05-28

How to Cite

Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Berbasis Limbah Pertanian untuk Meningkatkan Kemandirian Petani Kopi di Desa Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Jambi. (2026). PARASIA: Pengabdian, Riset, Dan Aksi Sosial Indonesia, 1(3), 73-86. https://doi.org/10.58586/p7prjd02