Pemberdayaan Masyarakat melalui Optimalisasi Pemanfaatan Madu Hitam (Apis Dorsata) Sebagai Sumber Ekonomi Lokal di Desa Nule, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur

Authors

  • Yohanes Kristoforus Dua Tukan Universitas Tribuana Kalabahi Author
  • Maria Goreti Nahak Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Alor Author
  • Dominggus Blegur Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Author
  • Florentina Siku Berek Universitas Nusa Cendana Kupang Author
  • Konstantinus Muda Keraf Politeknik Pertanian Negeri Kupang Author

DOI:

https://doi.org/10.58586/96b7v113

Abstract

Madu hitam yang dihasilkan oleh lebah liar Apis dorsata merupakan komoditas unggulan yang melimpah di Desa Nule, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, namun potensi tersebut belum dikelola secara optimal oleh masyarakat setempat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas ekonomi masyarakat sasaran dalam membudidayakan, mengolah, dan memasarkan madu hitam secara berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan selama lima hari pada Januari 2026 dengan melibatkan 45 peserta yang terdiri atas petani, pemuda desa, dan kelompok perempuan. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan partisipatif, pelatihan teknis budidaya lebah Apis dorsata berbasis kearifan lokal, demonstrasi pengolahan produk turunan madu, serta pendampingan pembentukan kelompok usaha bersama. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan peserta (dari rerata 32% menjadi 85%), keterampilan budidaya (dari 28% menjadi 78%), dan motivasi berwirausaha (dari 30% menjadi 82%). Terbentuknya satu kelompok usaha bersama dan rancangan model pemasaran digital menjadi capaian konkret yang mendukung keberlanjutan program. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan sumber daya manusia lokal dan penguatan ekonomi berbasis potensi alam daerah.

 

References

Altieri, M. A., & Nicholls, C. I. (2020). Agroecology and the reconstruction of a post-COVID-19 agriculture. The Journal of Peasant Studies, 47(5), 881–898. https://doi.org/10.1080/03066150.2020.1782891

Badan Pusat Statistik NTT. (2024). Profil kemiskinan Nusa Tenggara Timur 2023. BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Bogdanov, S., Jurendic, T., Sieber, R., & Gallmann, P. (2022). Honey for nutrition and health: A review. American Journal of the College of Nutrition, 27(6), 677–689. https://doi.org/10.1080/07315724.2008.10719745

Chambers, R. (2021). Participatory rural appraisal (PRA): Challenges, potentials and paradigm. World Development, 22(10), 1437–1454.

Hasan, A. E. Z., Falah, S., & Mubarik, N. R. (2023). Kandungan bioaktif dan aktivitas antioksidan madu hutan Apis dorsata dari beberapa daerah di Indonesia. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 34(1), 42–51. https://doi.org/10.6066/jtip.2023.34.1.42

Kabeer, N. (2022). Gender equality, economic growth and women's agency: The 'endless variety' and 'monotonous similarity' of patriarchal constraints. Feminist Economics, 22(1), 295–321.

Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia. (2023). Panduan pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di perguruan tinggi edisi XIV. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Kemendikbudristek. (2023). Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka: Transformasi pendidikan tinggi Indonesia. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Marsick, V. J., & Watkins, K. E. (2022). Transformative learning in the workplace. New Directions for Adult and Continuing Education, 2022(174), 45–57.

Murti, T. W., & Handayani, S. (2024). Standar mutu dan sertifikasi madu Indonesia menuju pasar ekspor: Tantangan dan peluang. Jurnal Peternakan Indonesia, 26(1), 1–12.

Muhsyanur. (2024). Menggali potensi, mengembangkan solusi: peran vital pengabdian masyarakat. Anregurutta: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 96–105. https://journal.unisad.ac.id/index.php/anregurutta/article/view/77

Muhsyanur Muhsyanur, Umrati Umrati, Mansur Mansur, A. N. (2025). Tri Dharma Perguruan Tinggi in Indonesia Concept , Principles , and Implementation in Academic World. VORS: Journal of Community Service, 3(8), 19–26. https://journal.echaprogres.or.id/index.php/vors/article/view/52/38

Mulyana, Y., Akbar, Z., Zainal, H., Jiwantara, F. A., Muhsyanur, Yusriadi, Y., & Bin-Tahir, S. Z. (2021). High domestic violence during the pandemic COVID-19. Proceedings of the International Conference on Industrial Engineering and Operations Management, 6283–6290. https://doi.org/10.46254/an11.20211059

Nasution, R., & Amelia, R. (2023). Analisis kesenjangan pengetahuan petani madu tradisional di kawasan hutan Nusa Tenggara: Implikasi bagi program penyuluhan pertanian. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 18(2), 112–124.

Pratiwi, N., Suharto, R., & Maulana, I. (2024). Pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal: Model dan strategi di daerah tertinggal Indonesia. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 30(1), 88–97.

Sumarno, A., & Widodo, B. (2023). Kapasitas kelembagaan dan kemandirian ekonomi desa di wilayah NTT: Studi kasus kecamatan terpilih. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 22(2), 78–94.

Suparman, D., Rahmat, A., & Kurniawan, T. (2024). Efektivitas penyuluhan berbasis bukti terhadap perubahan pengetahuan dan praktik petani madu di daerah terpencil. Jurnal Penyuluhan, 20(1), 23–35.

UNDP. (2023). Sustainable development goals progress report 2023: Indonesia. United Nations Development Programme.

Wahyudin, U., & Rokhani, R. (2023). Konstruktivisme sosial dalam penyuluhan pertanian: Pendekatan berbasis komunitas untuk transfer inovasi teknologi. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 21(1), 45–58.

Wirawan, M., Kusuma, T., & Rahayu, S. (2023). Karakterisasi fisikokimia dan aktivitas antioksidan madu hutan Apis dorsata dari Nusa Tenggara Timur. Jurnal Teknologi Pertanian, 24(3), 215–228.

Downloads

Published

2026-05-31

How to Cite

Pemberdayaan Masyarakat melalui Optimalisasi Pemanfaatan Madu Hitam (Apis Dorsata) Sebagai Sumber Ekonomi Lokal di Desa Nule, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. (2026). PARASIA: Pengabdian, Riset, Dan Aksi Sosial Indonesia, 1(3), 29-39. https://doi.org/10.58586/96b7v113