Penguatan Motivasi dan Karakter Kepemimpinan Santri melalui Program Latihan Dasar Kepemimpinan Santri (LDKS) di MTs As’adiyah Putri Pusat Sengkang
DOI:
https://doi.org/10.58586/xmqq3c14Keywords:
kepemimpinan santri; motivasi belajar; LDKS; karakter; pesantrenAbstract
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat motivasi belajar dan karakter kepemimpinan santri MTs As’adiyah Putri Pusat Sengkang melalui pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan Santri (LDKS) yang diintegrasikan dalam peringatan Bulan Bahasa, Oktober 2025. Kegiatan ini dirancang dengan pendekatan partisipatif berbasis nilai-nilai kepesantrenan yang mencakup pembekalan materi kepemimpinan, simulasi kepemimpinan kelompok, diskusi reflektif, dan pertunjukan seni bahasa. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, focus group discussion (FGD), role-playing, dan evaluasi berbasis angket. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman kepemimpinan (38% menjadi 87%), motivasi diri (41% menjadi 89%), kemampuan komunikasi (35% menjadi 82%), kerja tim (40% menjadi 91%), dan kepercayaan diri (37% menjadi 85%) para santri. Kegiatan ini membuktikan bahwa program LDKS yang terstruktur dan kontekstual mampu membentuk karakter pemimpin muda yang berintegritas di lingkungan pondok pesantren.
References
Charan, R., Drotter, S., & Noel, J. (2021). The leadership pipeline: How to build the leadership-powered company (3rd ed.). Jossey-Bass.
Ditjen Dikti. (2023). Panduan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat bagi perguruan tinggi (Edisi revisi). Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Hasan, M. I., Fauzi, A., & Marlina, R. (2023). Kepemimpinan perempuan di pesantren: Antara hambatan budaya dan potensi transformasi. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 145–162. https://doi.org/10.15575/jpi.v9i2.22314
Kemendikbud. (2022). Profil pelajar Pancasila: Strategi pengembangan karakter dan kompetensi abad ke-21. Pusat Penguatan Karakter, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Pedoman pelaksanaan Bulan Bahasa dan Sastra 2021. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Kirkpatrick, J. D., & Kirkpatrick, W. K. (2021). Kirkpatrick’s four levels of training evaluation (2nd ed.). ATD Press.
Mukminin, A., Masbirorotni, M., Noprival, N., & Sutarno, S. (2022). Participatory action research dalam pendidikan karakter di madrasah: Teori, strategi, dan praktik. Gadjah Mada University Press.
Muhsyanur and Mustapha, B. (2023). Challenges and Strategies in Teaching Indonesian to Indonesian Occupied Students in Malaysia. TRICKS: Journal Ff Education And Learning Practices, 1(1), 32–39. https://journal.echaprogres.or.id/index.php/tricks/article/view/6
Muhsyanur et.al. (2025). Tri Dharma Perguruan Tinggi in Indonesia Concept , Principles , and Implementation in Academic World. VORS: Journal of Community Service, 3(8), 19–26. https://journal.echaprogres.or.id/index.php/vors/article/view/52/38
Muhsyanur, M. (2024a). Bahasa Santri Konsep, Etika, dan Kebijakan Penggunaan Bahasa Indonesia di Pondok Pesantren. Mitra Mandiri Persada.
Muhsyanur, M. (2024b). Implementation of Merdeka Belajar in Indonesian Language Learning in Senior High Schools. Jurnal Ilmiah Insan Mulia, 1(1), 8–14. https://doi.org/10.59923/jiim.v1i1.170
Muhsyanur, M. (2025). Praktik Alih Kode Bahasa Indonesia-Bugis dalam Pengajian di Pesantren As’ adiyah: Strategi Linguistik untuk Memperdalam Pemahaman Keagamaan Santri Multikultural. Sawerigading, 31(1), 1–15. https://sawerigading.kemendikdasmen.go.id/index.php/sawerigading/article/view/1560/0
Muhsyanur, Rahmatullah, A. S., Misnawati, Dumiyati, & Ghufron, S. (2021). The Effectiveness of “Facebook” As Indonesian Language Learning Media for Elementary School Student: Distance Learning Solutions in the Era of the COVID-19 Pandemic. Multicultural Education, 7(04), 38–47. https://www.mccaddogap.com/ojs/index.php/me/article/view/8%0Ahttps://www.mccaddogap.com/ojs/index.php/me/article/download/8/10
Nashir, H. (2023). Pendidikan Islam dan pengembangan sumber daya manusia Indonesia: Tantangan dan peluang di era transformasi digital. Muhammadiyah University Press.
Niemiec, C. P., & Ryan, R. M. (2023). Autonomy, competence, and relatedness in the classroom: Applying self-determination theory to educational practice. Theory and Research in Education, 21(1), 3–20. https://doi.org/10.1177/14778785231156204
Northouse, P. G. (2022). Leadership: Theory and practice (9th ed.). SAGE Publications.
Permana, T. I., Indraswati, D., & Umar, M. (2023). Keberlanjutan dampak program pengabdian masyarakat berbasis pendidikan di pesantren: Studi kasus di Jawa dan Nusa Tenggara Barat. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 29(4), 387–401. https://doi.org/10.22146/jpkm.76122
Prasetyo, B., & Trisyanti, U. (2022). Revolusi industri 4.0 dan tantangan perubahan sosial dalam pengembangan kompetensi kepemimpinan generasi muda. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP UNTIRTA, 5(1), 22–34.
Ulum, M. C., & Fauzi, M. A. (2023). Pendidikan karakter berbasis pesantren: Relevansi kultural dan implementasi kontemporer. Jurnal Tarbiyatuna, 14(1), 55–71. https://doi.org/10.31603/tarbiyatuna.v14i1.8844
van Dierendonck, D. (2020). Servant leadership: A review and synthesis. Journal of Management, 37(4), 1228–1261. https://doi.org/10.1177/0149206310380462
Yukl, G. (2020). Leadership in organizations (9th ed.). Pearson Education.









