Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Teknik Konstruksi Bangunan Tahan Gempa dan Manajemen Drainase Lingkungan di Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Aceh

Authors

  • Rizky Pratama Putra Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh Author
  • Siti Nur Fadhilah Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh Author
  • Hendri Kusuma Wijaya Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh Author

DOI:

https://doi.org/10.58586/mfj6d446

Abstract

Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Aceh merupakan wilayah dengan risiko bencana gempa bumi yang tinggi sekaligus menghadapi persoalan serius terkait kualitas konstruksi bangunan permukiman dan sistem drainase lingkungan yang tidak memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas teknis masyarakat dalam membangun hunian yang aman secara struktural dan mengelola drainase lingkungan secara tepat melalui pendekatan pelatihan teknik sipil berbasis partisipasi komunitas. Kegiatan dilaksanakan pada November 2025 dengan melibatkan 40 peserta yang terdiri atas kepala keluarga, tukang bangunan lokal, dan kader lingkungan dari tiga desa di Kecamatan Sigi Biromaru. Metode yang diterapkan mencakup pelatihan teknis, demonstrasi lapangan, praktik langsung, dan pendampingan berbasis kelompok. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata peningkatan kapasitas teknis peserta dari 29,4% menjadi 79,9%—peningkatan sebesar 50,5 poin persentase. Peningkatan tertinggi dicapai pada aspek manajemen drainase lingkungan (+53,1 poin) dan kemampuan membaca gambar teknik sederhana (+51,7 poin). Kegiatan ini menghasilkan prototipe desain rumah tahan gempa skala sederhana dan peta drainase desa sebagai produk konkret yang dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat.

 

References

Badan Geologi. (2022). Peta kawasan rawan bencana gempa bumi Indonesia edisi 2022. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sigi. (2024). Laporan kajian risiko bencana Kabupaten Sigi tahun 2024. BPBD Kabupaten Sigi.

Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 1726:2019: Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non-gedung. BSN.

Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 2847:2019: Persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung dan penjelasan. BSN.

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.

BNPB. (2023). Indeks risiko bencana Indonesia 2023. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Chambers, R. (2014). Rural development: Putting the last first (2nd ed.). Routledge.

Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2020). Panduan pelaksanaan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di perguruan tinggi edisi XIII. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Ife, J. (2013). Community development in an uncertain world: Vision, analysis and practice (2nd ed.). Cambridge University Press.

Imran, I., & Suarjana, M. (2022). Rekayasa gempa: Prinsip dan aplikasi untuk perencanaan struktur bangunan tahan gempa (Edisi ke-3). Penerbit ITB.

Knowles, M. S., Holton, E. F., & Swanson, R. A. (2015). The adult learner: The definitive classic in adult education and human resource development (8th ed.). Routledge.

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice Hall.

Kretzmann, J. P., & McKnight, J. L. (1993). Building communities from the inside out: A path toward finding and mobilizing a community's assets. ACTA Publications.

Mas'ud, A., Rahmat, S., & Akbar, F. (2023). Efektivitas penerapan prinsip konstruksi tahan gempa berbasis komunitas dalam pengurangan risiko bencana: Studi kasus Sulawesi Tengah. Jurnal Teknik Sipil dan Infrastruktur, 5(2), 88–104. https://doi.org/10.21776/jtsi.2023.05.02.06

Mezirow, J. (1991). Transformative dimensions of adult learning. Jossey-Bass.

Nugroho, H., & Wibawa, I. B. (2021). Kapasitas teknis tukang bangunan lokal dan kualitas konstruksi permukiman di daerah rawan gempa Indonesia: Tinjauan dan tantangan. Jurnal Pemukiman, 16(2), 97–113. https://doi.org/10.31815/jp.2021.16.97-113

Rappaport, J. (1987). Terms of empowerment/exemplars of prevention: Toward a theory for community psychology. American Journal of Community Psychology, 15(2), 121–148. https://doi.org/10.1007/BF00919275

Setiyadi, R., Haryanto, T., & Pujianto, A. (2023). Evaluasi program pelatihan konstruksi tahan gempa berbasis masyarakat pasca bencana: Kasus Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia, 4(1), 44–60. https://doi.org/10.55643/jpkmi.4.1.2023.221

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-3). Alfabeta.

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. (2012). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia.

United Nations Office for Disaster Risk Reduction. (2015). Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030. UNDRR.

Downloads

Published

2026-03-31

How to Cite

Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Teknik Konstruksi Bangunan Tahan Gempa dan Manajemen Drainase Lingkungan di Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Aceh. (2026). PARASIA: Pengabdian, Riset, Dan Aksi Sosial Indonesia, 1(2), 40-50. https://doi.org/10.58586/mfj6d446