Inovasi Olahan Singkong sebagai Upaya Peningkatan Pendapatan Ibu Rumah Tangga di Delta Pawan, Kalimantan Barat
DOI:
https://doi.org/10.58586/c40hd849Keywords:
inovasi olahan, singkong, pendapatan, pemberdayaanAbstract
Singkong merupakan komoditas pertanian yang melimpah di wilayah Delta Pawan, Kalimantan Barat, namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga. Penelitian ini bertujuan mengembangkan inovasi olahan singkong sebagai upaya peningkatan pendapatan ibu rumah tangga melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendampingan, pelatihan, dan pemberdayaan dengan pendekatan partisipatif. Hasil menunjukkan bahwa inovasi olahan singkong berupa keripik singkong aneka rasa, tepung mocaf, dan makanan ringan berbahan dasar singkong mampu meningkatkan pendapatan ibu rumah tangga hingga 150% dari pendapatan sebelumnya. Program ini juga berhasil membentuk kelompok usaha mandiri yang berkelanjutan dengan sistem pemasaran yang terstruktur.
References
Chambers, R. (2017). Participatory rural appraisal: Concepts and methods. Cambridge University Press.
Kumar, A., & Sharma, P. (2019). Effectiveness of hands-on training in technology transfer for rural development. Journal of Rural Development, 38(2), 245-262.
Kusumawati, D., & Rahayu, S. (2018). Inovasi pengolahan singkong dalam pemberdayaan masyarakat pedesaan. Jurnal Pembangunan Daerah, 15(3), 78-92.
Pratama, R., Sari, W., & Indarto, J. (2021). Analisis nilai tambah pengolahan singkong pada industri rumah tangga di Jawa Barat. Jurnal Agribisnis Indonesia, 9(1), 34-48.
Pretty, J., Guijt, I., Scoones, I., & Thompson, J. (2018). Participatory learning and action: A trainer's guide. IIED Publications.
Robinson, K., & Chen, L. (2021). Collective action and small-scale food processing in developing countries. Food Policy, 98, 102-115.
Safitri, N., Wahyuni, E., & Purwanto, B. (2020). Pendampingan berkelanjutan dalam program pemberdayaan masyarakat: Studi kasus di Sumatera Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 12(4), 156-170.
Sari, M., Wijaya, K., & Susanto, D. (2020). Potensi dan tantangan pengembangan industri singkong di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pertanian, 25(2), 89-104.
Sulistyowati, R., Hartono, S., & Nugraha, A. (2020). Faktor-faktor keberhasilan program pemberdayaan masyarakat berbasis komoditas lokal. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 8(3), 201-218.
Wulandari, S., & Santoso, H. (2019). Kondisi sosial ekonomi perempuan pedesaan di Kalimantan Barat: Peluang dan tantangan pemberdayaan. Jurnal Studi Gender, 14(2), 123-140.









